Sabtu, 03 April 2010

Katakan "tidak" untuk teh setelah makan!!!

Minum teh setelah makan (pokok) ternyata tidak bagus, secara tegas dapat dikatakan tidak sehat. karena teh tertama tanin yang terkandung di dalamnya dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh, sehingga pembentukan sel darah merah khususnya Hb terhambat, dan pada akhirnya akan menyebabkan anemia. Seperti beberapa riset yang dilakukan oleh tim periset dari Bagian Kesehatan Ibu dan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang, di depan para dokter di kampus itu, 22 Mei lalu; pada Pidato pengukuhan Prof Dr Soetaryo; dan ditegaskan oleh T.A.Morck, S.R. Lynch, dan J.D. Cook, yang pernah dipublikasikan The American Journal of Clinical Nutrition pada 1983. Ketiganya sejalan dengan hasil simpulan bahwa teh mampu menghambat penyerapan zat besi, bahkan hingga 80%. jumlah Hb normal yang seharusnya 11 g/dl dapat turun drastis hingga 5 g/dl.
Namun demikian, kandungan teh lain yang bermanfaat antara lain xantin. Xantin dapat merangsang sistem syaraf pusat, menstimulus syaraf simpatik untuk melancarkan aliran darah. xantin juga dapat merangsang diuretik, sehingga dapat digunakan sebagai pelangsing ^-^. Jadi, segala sesuatu pasti ada manfaatnya, selamat menikmati teh.. asal jangan setelah makan..!!

fakta unik ^-^

subhanallah.. ternyata...
1. Ikan hiu kehilangan gigi lebih dari 6000buah setiap tahun, dan gigi barunya tumbuh dalam waktu 24 jam

2. Jerapah dan tikus bisa bertahan hidup lebih lama tanpa air dari pada unta

3. Semut dapat mengangkat beban 50 kali tubuhnya

4. Lidah jerapah panjangnya sekitar 50 cm

5. Kalajengking bisa dibunuh dengan menyiramnya dengan cuka,mereka akan murka dan menyengat dirinya sendiri

6. Macan adalah anggota terbesar dalam keluarga kucing

7. Nama asli butterfly (kupu-kupu) adalah flutterby.

8. Lobster dapat hidup selama 100 tahun

9. Rahang kucing gak bisa bergerak kekiri dan kanan

10. Semua beruang kutub kidal

11. Kelelawar selalu belok kiri jika terbang keluar gua

12. Siput bisa tidur selama 3 tahun

13. Kucing bisa membuat lebih dari 100 bunyi vokal, anjing hanya bisa sekitar 10

14. . Gigi berang-berang tak pernah berhenti tumbuh

15. Kelelawar adalah satu-satunya mamalia yang bisa terbang

16. Tikus beranakpinak sangat cepat dan dalam waktu 18 bulan, dua
tikus dapat memiliki lebih dari 1 juta keturunan.

17. Seekor Babon bernama ?Jackie? menjadi prajurit resmi dalam angkatan bersenjata Afrika Selatan pada Perang Dunia I

18. Jantung ikan paus biru berdenyut 9 kali dalam semenit

19. Kupu-kupu melihat dengan 12000 mata

20. Ayam yang sudah terpenggal lehernya masih mampu lari sepanjang lapangan bola sebelum benar-benar mati.

21. Kecoak bisa hidup 9 hari tanpa kepala, dan akan mati karena kelaparan

22. Umur dari capung adalah 24 jam

23. Beruang dewasa dapat lari secepat kuda

24. Tulang kuda lebih banyak 18 buah dari tulang manusia

25. Ubur-ubur terdiri dari 95% air

26. Kulit Zebra adalah putih yang bergaris hitam

27. Kecuali manusia dan monyet, semua mamalia buta warna

28. Tikus dan kuda tidak bisa muntah

29. Kucing berkeringat melalui telapak kakinya (terutama saat mendengar gonggongan anjing)

30. Kucing tidak bisa merasakan rasa manis

31. Sapi tidak punya gigi atas

32. Buaya tidak bisa menjulurkan lidah

33. Kentut sapi termasuk penyebab utama global warming

34. Semut selalu jatuh miring ke kanan jika diberi racun serangga

35. Kucing rumah benci bau lemon dan semua yang berbau sitrus

36. Indra perasa kupu-kupu ada dikakinya

37. Mata burung unta lebig besar dari otaknya

38. 80% dari seluruh binatang di dunia adalah serangga

39. Lalat meloncat mundur saat akan terbang

40. Sekeor kucing memiliki 32 otot pada tiap telinga

41. Macan mempunyai kulit yang belang,bukan hanya rambut yang belang.

42. Kambing mempunya pupil mata segi empat

43. Hamster sangat suka makan jangkrik

44. Tanduk badak terbuat dari rambutnya yang mengeras

45. Kutu rambut sebenarnya lebih suka hidup di kulit kepala yang bersih dari pada yang kotor

46. Kulit beruang kutub sebenarnya hitam. Bulunya berwarna bening, dan tampak putih di salju.

47. Landak punya sidik jari yang mirip manusia.

48. Kuda Nil kentut lewat mulut.

49. Jika kita memelihara ikan mas dalam ruangan yang gelap, warnanya akan berubah putih.

50. Jaguar takut pada anjing

51. Koala punya dua jempol

52. Gajah hanya tidur 2 jam dalam sehari

53. Nyamuk lebih suka anak-anak daripada orang dewasa.

54. Babi tidak dapat berkeringat karena tidak punya kelenjar keringat. Mereka berlumur lumpur untuk mendinginkan kulitnya.

55. Ikan hiu kebal terhadap kanker

56. Beberapa jenis cacing pita akan memakan dirinya sendiri jika kelaparan.

57. Pinguin hanya ada di kutub selatan, dan tidak bisa menyebrangi equator.

58. Ikan mas yang bunting disebut ?twit?.

59. Penguin adalah burung yang tidak bisa terbang tapi bisa berenang.

60. Daya ingat ikan hanya 3 detik

sumber: http://winksite.mobi/xhtml/ms_fo_pg_v.cfm?fid=18362&id=14589&susid=27818&s=1&s2=1

Jumat, 05 Maret 2010

Pengaruh Suhu, pH, Konsentrasi Enzim Dan Substrat Terhadap Kerja Enzim Katalase

I. Tujuan
· Mempelajari beberapa faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase.
· Dapat menjelaskan cara kerja enzim katalase.
· Dapat menentukan faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase.

II. Landasan Teori
Pengertian enzim katalase
Factor yang mempengaruhi kerja enzim
Pengaruh suhu, pH, konsentrasi enzim dan substrat terhadap kerja enzim

III. Metode
A. Alat dan Bahan
1. Air suling2. Gelas kimia3. Gelas ukur4. Potongan hati ayam dengan berat sama5. H2O26. HCl7. Korek api8. NaOH9. Pipet10. Pembakar spirtus dan peralatannya11. Potongan es12. Rak tabung reaksi13. Tabung reaksi

B. Cara Kerja
Percobaan 1 (Kontrol)
1) Ambil sepotong hati ayam dan masukkan ke dalam tabung reaksi.
2) Sementara itu, ambil 3ml H2O2 (Hidrogen Peroksida)
3) Tuangkan hidrogen peroksida ke dalam tabung berisi hati ayam secara cepat dan tutup tabung dengan sumbat tabung reaksi.
4) amati perubahan yang terjadi.
5) masukkan lidi yang ujungnya membara ke dalam tabung reaksi dan amati perubahan yang terjadi.
Percobaan 2
1) masukkan 100 ml air pada gelas kimia, kemudian panaskan sampai suhu sekitar 40oC dengan pembakar spirtus.
2) Sementara itu, ambil 2 tabung dan beri label 1 dan 2
3) isi tabung reaksi 1 dengan sepotong hati ayam.
4) masukkan tabung berisi potongan hati ayam ke dalam gelas kimia yang berisi air bersuhu sekitar 40oC selama 3 menit.
5) Sementara itu, tuangkan 3 ml larutan H2O2 ke dalam tabung reaksi 2.
6) Setelah 3 menit, tuangkan larutan H2O2 (tabung reaksi 2) pada hati ayam (tabung reaksi 1).
7) amati perubahan yang terjadi.
8) bandingkan pengamatan pada percobaan ini dengan hasil yang diperoleh pada kontrol (percobaan 1). temukan perbedaan yang terjadi.

Percobaan 3
1) masukkan 100ml air pada gelas kimia, kemudian masukkan beberapa potongan es beku sehingga suhu menjadi sekitar 10oC.
2) Sementara itu, ambil 2 tabung reaksi dan beri label 1 dan 2.
3) isi tabung reaksi 1 dengan sepotong hati ayam.
4) masukkan tabung berisi potongan hati ayam ke dalam gelas kimia yang berisi air bersuhu sekitar 10oC selama 1 menit.
5) Sementara itu,tuangkan 3ml larutan H2O2 ke dalam tabung reaksi 2.
6) Setelah 1 menit, tuangkan larutan H2O2 pada hati ayam tersebut.
7) amati perubahan yang terjadi.
8) bandingkan hasil kegiatan pada percobaan 3 dengan hasil yang diperoleh pada kontrol (percobaan 1). temukan perbedaan yang terjadi.
9) Berdasarkan hasil kegiatan pada percobaan 1, 2, dan 3, simpulkan apakah suhu mempengaruhi aktivitas enzim katalase.

Percobaan 4
1) ambil 3 tabung reaksi dan beri label 1, 2, dan 3.
2) isi tabung reaksi 1 dengan sepotong hati ayam, tabung reaksi 2 dengan 3ml larutan NaOH.
3) tuangkan larutan NaOH pada tabung reaksi 2 ke dalam tabung reaksi hati ayam (tabung reaksi 1), kemudian tunggu selama 3 menit.
4) Sementara itu, tuangkan 3ml larutan H2O2 ke tabung reaksi 3.
5) Kemudian tuangkan larutan H2O2 dari tabung reaksi 3 ke dalam tabung reaksi 1 yang berisi hati ayam.
6) amati perubahan yang terjadi.
7) bandingkan hasil kegiatan pada percobaan 4 ini dengan hasil yang diperoleh pada control (percobaan 1). tentukan perbedaan yang terjadi.

Percobaan 5
1) ambil 3 tabung reaksi dan beri label 1, 2, dan 3.
2) isi tabung reaksi 1 dengan sepotong hati ayam, tabung reaksi 2 dengan 3ml larutan HCl.
3) tuangkan larutan HCl pada tabung reaksi 2 ke dalam tabung reaksi 1 yang berisi hati ayam, kemudian tunggu selama 3 menit.
4) Sementara itu, tuangkan 3ml larutan H2O2 ke dalam tabung reaksi 3.
5) Kemudian tuangkan larutan H2O2 dari tabung reaksi 3 pada tabung reaksi 1 yang berisi hati ayam.
6) amati perubahan yang terjadi.
7) bandingkan hasil kegiatan percobaan 5 ini dengan hasil yang diperoleh pada kontrol (percobaan 1). tentukan perbedaan yang terjadi.
8) Berdasarkan hasil kegiatan pada percobaan 1, 4, dan 5, simpulkan apakah pH mempengaruhi aktivitas enzim katalase.

Percobaan 6
1) ambil 2 tabung reaksi dan beri label 1 dan 2.
2) isi tabung reaksi 1 dengan dua potong hati ayam.
3) Sementara itu, tuangkan 3ml larutan H2O2 pada tabung reaksi 2.
4) Kemudian tuangkan larutan H2O2 dari tabung reaksi 2 pada tabung reaksi 1 yang berisi hati ayam.
5) amati perubahan yang terjadi.
6) bandingkan hasil kegiatan tugas 6 dengan hasil yang diperoleh pada kontrol (percobaan 1). temukan perbedaan yang terjadi.

Percobaan 7
1) ambil 2 tabung reaksi dan beri label 1dan 2.
2) isi tabung reaksi 1 dengan sepotong hati ayam.
3) Sementara itu tuangkan 6 ml larutan hydrogen peroksida pada tabung reaksi 2.
4) Kemudian tuangkan larutan hidrogen peroksida dari tabung reaksi 2 pada hati ayam yang terdapat di dalam tabung 1.
5) amati perubahan yang terjadi.
6) bandingkan hasil kegiatan percobaan 7 dengan hasil yang diperoleh pada kontrol (percobaan 1. tentukan perbedaan yang terjadi.

IV. Hasil
Percobaan
Perlakuan
Jumlah gelembung (nyala api)*
1 (kontrol)
1 potong hati ayam + 3ml H2O2

2
100ml air dengan suhu 40o C + 1 potong hati ayam + 3ml H2O2

3
100ml air dengan suhu 10oC + 1 potong hati ayam + 3ml H2O2

4
3ml NaOH + 1 potong hati ayam + 3ml H2O2

5
3ml HCl + 1 potong hati ayam + 3ml H2O2

6
3ml H2O2 + 2 potong hati ayam

7
6ml H2O2 + 1 potong hati ayam

*Keterangan: + : sedikit++ : sedang+++ : banyak ++++ : sangat banyak- : tidak ada

V. Pembahasan
Membandingkan setiap kelompok perlakuan (2-3, 4-5, 6-7) dengan kontrol (1), kemudian analisis mengapa dapat terjadi.
VI. Kesimpulan
Berdasarkan hasil kerja pada percobaan 1-7 dapat menyimpulkan bahwa faktor tertentu akan mempengaruhi kerja enzim. Pengaruh itu dapat memepercepat atau memperlambat kerja enzim. Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase dan bagaimana pengaruhnya.
VII. Daftar Pustaka
Tuliskan berdasarkan A-Z
Sumber buku:
Nama (dibalik). Tahun. Judul. Penerbit. Kota Terbit. Halaman.
Sumber internet:
Nama. Tahun. Judul. Alamat web. Tanggal akses.
Contoh:
Anonim. 2003. Phyllanthus urinaria L. Chamber Bitter. USF (University of South Florida). http://www.plantatlas.usf.edu/details.asp?plantID= 1676. Diakses tanggal 2 September 2008.
Baratawidjaja, K.G. 1996. Imunologi Dasar. Edisi ketiga. Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta. Hal: 113-121.Womack, S., H.I.Tarpley, S.E. Little, dan K.S. Latimer. 2005. Trypanosoma evansi in Horses. http://www.vet.uga.edu/VPP/Clerk/womack/fig01.jpg. Diakses tanggal 24 Oktober 2009.